Misteri Jejak Hominin 1 Juta Tahun di Geopark Wallanae Sulawesi
Sulawesi kembali mencuri perhatian dunia setelah publikasi Nature 6 Agustus 2025 mengungkap artefak serpih berusia minimal 1,04 juta tahun di […]
Sulawesi kembali mencuri perhatian dunia setelah publikasi Nature 6 Agustus 2025 mengungkap artefak serpih berusia minimal 1,04 juta tahun di […]
Pendahuluan Di antara lekuk-lekuk batuan karst Tulungagung yang membisu, saya berdiri terpaku di depan dinding gua yang tampak biasa—hingga warna
Dulu pada periode prasejarah, sebelum manusia memutuskan untuk menetap mereka hidup nomaden, pindah dari satu tempat ke tempat lainnya. Sedangkan
Di suatu sore yang cerah, seorang Arkeolog muda bernama Aria memulai petualangan intelektualnya. Aria terpukau dengan keindahan dan misteri seni
Sepasang suami dan istri: Ayah dan Ibu tentunya satu putri cantik berada ditengahnya ketiganya menghadap ke barat tepat di depanku
Kuingat ada jarak antara masa lalu itulah kenangan. jarak antara ruang tak bertepi. Melalui jejak artefak kulacak jarak itu untuk
Ku mengangkasa di atas awan putih: 38.000 kaki. Jauh di atas permukaan bumi, berjarak ruang.Ruang kerinduan padamu. Tiga baris, tiga
Rindu yang terperangkap, menghujam dalam sanubari, menelikung jejak langkah yang telah terlewati dalam sebuah perjalanan. Lorong waktu yang penuh rindu,
Tangan-tangan itu mengarahkan mata pada layar, membuat pandangan yang harusnya diarahkan ke depan sebagai bentuk memanusiakan tak lagi terwujudkan. Layar-layar
Arca Watu Molindo di Situs Megalitik Seppe Kabupaten Poso Provinsi Sulawesi Tengah