Baja yang mengangkasa, didorong tekanan dari tenaga yang dipicu sebuah cairan.
Tiga puluh enam ribu kaki, jarak yang tercipta antara bumi dan langit, tempat kita mengangkasa dalam durasi waktu tidak terlalu lama.
Kecepatan pun tak terasa, kita terdiam tak bergerak dalam lambung baja yang mengangkasa.
Padahal waktu yang sudah terlewati telah membuat kita berpindah lokasi.
Baja yang mengangkasa terus bergerak, menurun dengan perlahan, sedikit kita rasa bahwa kita semakin dekat untuk sampai.
Sungguh, luar biasa perjalanan mengangkasa.
Maka syukurlah yang harus terucap dengan tulus dan penuh suka cita.
15 Mei 2024
Citylink penerbangan Jakarta Makassar